Ini yang membuat Murid VR46 Riders Academy Istimewa

VR46 Riders Academy didirikan pada tahun 2013, adalah akademi pengembangan bakat pembalap motor. Akademi ini didukung oleh Valentino Rossi yang bekerja sama dengan staf VR46 dan menawarkan pengalaman serta pengetahuan yang didapat selama bertahun-tahun di Kejuaraan Dunia.

Selain persiapan fisik dan mental yang sangat intens, akademi juga berkomitmen untuk memberikan dukungan teknis terbaik yang memahami karakteristik setiap pembalap.

Uccio Salucci dengan Rossi VR46

Valentino Rossi bersama Uccio Salucci

Alessio “Uccio” Salucci menjelaskan keistimewaan program pengembangan bakat pembalap bersama Valentino Rossi.

“Pekerjaan saya di tim Sky adalah sebagai perwakilan VR46 Academy. Saya memimpin tim, bersama Elena Sacchi dari Sky, dan Pablo Nieto, sang manajer tim,” kata Alessio “Uccio” Salucci seperti diberitakan motorsport.com, 24 Juli 2017.

“Dalam 20 tahun, di Kejuaraan Dunia bersama Valentino [Rossi], kami banyak mengumpulkan pengalaman. Dengan para pembalap muda, kami menggunakan metode bekerja yang kami gunakan sebelumnya bersama Valentino. Itu kadang berhasil, bagi mereka itu adalah bonus tambahan karena Valentino menghabiskan seharian bersama mereka,” ujar Uccio.

baca – Daftar sementara Pembalap MotoGP 2018

baca – Rossi: Jika saya masih kompetitif, saya ingin lanjut

Keistimewaan lainnya adalah turunnya Valentino Rossi secara langsung untuk membantu dan melatih anak didiknya.

“Valentino melatih mereka di lintasan dan gym dan juga bisa berkata ‘Anda bisa melakukan perbaikan di sini’, ‘Anda bisa lebih baik lagi di sana’, Ia selalu mencoba membantu mereka – itu tak ternilai harganya. Kami mencoba membuat mereka mengerti bahwa ini adalah olahraga dan harus dinikmati tapi ini juga adalah suatu pekerjaan,” tegasnya.

Para rider pun dilarang menggunakan telepon genggam saat berlomba. Seluruh hand phone pembalap dikumpulkan untuk disempan hingga balapan usai.

“[Penggunaan] telepon [genggam saat berlomba] dilarang sampai sore. Pablo [Nieto] membawa telepon di pagi hari dan menguncinya di kotak pengaman sampai sore,” tambah Uccio.

Tim dalam VR46 pun menyiapkan strategi balapan bagi anak didiknya, untuk diterapkan dalam balapan sehingga meraih hasil maksimal.

“Saya sering berbicara dengan mereka dan kami menyiapkan beberapa strategi untuk balapan. Ketika Anda di garasi dan Anda melihat di TV mereka sedang berusaha di trek melakukan apa yang Anda katakan pada mereka, itu sangat menarik,” pungkasnya.

Ada beberapa rider Indonesia yang pernah berguru di Akademi VR46 The Master Camp ini, diantaranya adalah Imanuel Putra Pratna dan Galang Hendra.

Demikian, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s